Sudut
Pandang Kebenaran itu ada 360 derajat, berlapis-lapis yg berpusat ke
suatu titik yg maha benar Allah swt Al haq Azza Wa Jalla. Dari Sudut
Pandang manapun pencarian kebenaran itu jika berpusat pada yang
memiliki kebenaran ALLAH SWT, InsyaAllah tidak
ada pertentangan. Beratus-ratus tahun tiada henti-hentinya pertikaian
antar agama. Aliran yang satu dengan aliran yang lain saling
menyalahkan. Tiap golongan membanggakan golongannya sendiri. Banyak
sekali Masjid, Gereja, Kuil, Pura,,,... yang indah, megah dan
mempesona, namun mengapa permukaan bumi bau amis darah akibat
pertempuran antar agama. Kemana ajaran ihsan, kemana ajaran tat twan
asi, kemana ajaran kasih, kemana ajaran dharma,,,... Mengapa tidak
dihayati sebagai kekuatan PRIBADI untuk berbuat dan membangun
kesejahteraan masyarakat dunia. Suku-suku yang berbeda, bahasa yang
beragam, warna kulit yang berbeda, bangsa yang tidak terhitung
banyaknya, merupakan kenyataan yang tidak bisa dipungkiri sebagai
khazanah dan ciri yang khas untuk saling mengenal dan saling
menghormati. Jangan ikat dirimu pada sebuah keyakinan secara eksklusif
sehingga engkau mungkin mengingkari yang lain, karena dengan demikian
engkau akan kehilangan banyak kebaikan. Tidak, engkau akan gagal
mengenali kebenaran yang sejati. Tuhan, Yang Maha Berada dan Maha
Berkuasa, tidak bisa dibatasi oleh keyakinan apapun, sebab dia
berfirman:" ...kemanapun engkau menghadap, maka disitulah wajah Allah
.."(Q.S.Al Baqarah 2:115) “Karena Tuhan adalah akar dari semua
keanekaragaman kepercayaan di alam semesta, dan karena inilah Dia yang
membawa kesempurnaan eksistensi setiap hal di alam semesta dalam sebuah
susunan yang tak dimiliki oleh apapun juga, setiap orang akan berakhir
dengan Rahmat-Nya"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar