Kamis, 14 Februari 2013

Sudut Pandang Kebenaran itu ada 360 derajat, berlapis-lapis yg berpusat ke suatu titik yg maha benar Allah swt Al haq Azza Wa Jalla. Dari Sudut Pandang manapun pencarian kebenaran itu jika berpusat pada yang memiliki kebenaran ALLAH SWT, InsyaAllah tidak ada pertentangan. Beratus-ratus tahun tiada henti-hentinya pertikaian antar agama. Aliran yang satu dengan aliran yang lain saling menyalahkan. Tiap golongan membanggakan golongannya sendiri. Banyak sekali Masjid, Gereja, Kuil, Pura,,,... yang indah, megah dan mempesona, namun mengapa permukaan bumi bau amis darah akibat pertempuran antar agama. Kemana ajaran ihsan, kemana ajaran tat twan asi, kemana ajaran kasih, kemana ajaran dharma,,,... Mengapa tidak dihayati sebagai kekuatan PRIBADI untuk berbuat dan membangun kesejahteraan masyarakat dunia. Suku-suku yang berbeda, bahasa yang beragam, warna kulit yang berbeda, bangsa yang tidak terhitung banyaknya, merupakan kenyataan yang tidak bisa dipungkiri sebagai khazanah dan ciri yang khas untuk saling mengenal dan saling menghormati. Jangan ikat dirimu pada sebuah keyakinan secara eksklusif sehingga engkau mungkin mengingkari yang lain, karena dengan demikian engkau akan kehilangan banyak kebaikan. Tidak, engkau akan gagal mengenali kebenaran yang sejati. Tuhan, Yang Maha Berada dan Maha Berkuasa, tidak bisa dibatasi oleh keyakinan apapun, sebab dia berfirman:" ...kemanapun engkau menghadap, maka disitulah wajah Allah .."(Q.S.Al Baqarah 2:115) “Karena Tuhan adalah akar dari semua keanekaragaman kepercayaan di alam semesta, dan karena inilah Dia yang membawa kesempurnaan eksistensi setiap hal di alam semesta dalam sebuah susunan yang tak dimiliki oleh apapun juga, setiap orang akan berakhir dengan Rahmat-Nya"